Thursday, November 3, 2011 | By: Sebutir Kasih Sejuta Sayang

~Aku ingin bahagia, Dalam dakapan kasihMU ya ALLAH~


Ya ALLAH,
Maniskan hatiku dengan iman,
Cukupkan aku dengan bekalan sabar,
Meredah lautan hidup penuh dugaan ini.
Ya ALLAH,
Bantuku atasi amarah ini,
Dengan iman dan taqwa,
Kerana kata Luqmanul Hakim,
Taqwa adalah perahu yang utuh,
Di tengah lautan hidup ini.

Ya ALLAH,
Teguhkan hatiku,
Untuk terus melangkah dalam hidup ini,
Yang kurasakan saban hari memeritkan,
Jadikan ia kembali salju,
Kerana sabda Rasulullah s.a.w.,
Dunia ladang akhirat.
Ya ALLAH,
Aku ingin bahagia seperti mereka,
Meredah lautan dalam kedamaian dan kenyamanan.

Andai aku belum layak ya ALLAH,
Maka layakkanlah aku,
Dengan bekalan iman dan taqwa itu,
Yang kuyakini hanya itu,
Yang dapat menyelamatkan daku,
Dari berputus asa dengan rahmatMU...

Aku ingin bahagia,
Dalam dakapan kasihMU ya ALLAH...

~Waled kasih sayangmu tak terucap dengan kata-kata~

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya...Akan sering merasa rindu sekali dengan ibunya..Lalu bagaimana dengan AYAH?

Mungkin kerana ibu lebih sering menelefon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan ibu untuk menelefonmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau bermain, tapi tahukah kamu, bahwa sekembalinya ayah dari bekerja dan dengan wajah letih ayah selalu menanyakan pada ibu tentang khabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.Ayah biasanya mengajar putri kecilnya naik basikal .Dan setelah ayah mengganggapmu sudah boleh menunggangnya, ayah akan melepaskan roda bantuan di basikalmu .Kemudian Ibu berkata : "Jangan dulu ayah, jangan ditanggalkan dulu roda bantu itu", itu kerana ibu takut puteri manisnya akan terjatuh lalu terluka....

Tapi sedarkah dikau?Bahwa ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu
mengayuh basikal dengan seimbang kerana dia tahu puteri kecilnya PASTI mampu melakukannya.

Pada saat kamu menangis merengek meminta alat permainan yang baru, ibu menatapmu hiba.Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, ayah melakukan itu kerana ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.
Saat kamu ditimpa sakit , ayah lah yang terlalu khawatir sampai kekadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di beritahu! kamu jangan minum ais!".Berbeza dengan ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu ayah benar-benar khuatirkan keadaanmu..
Ketika kamu sudah beranjak muda remaja..Kamu mulai menuntut pada ayah untuk mendapat keizinan keluar malam, dan ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".Tahukah kamu, bahwa ayah melakukan itu untuk menjagamu? Kerana bagi ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa permata hatinya yang terlalu
berharga..Setelah itu kamu marah pada ayah, dan masuk ke bilik sambil menutup pintu dengan kuat...

Dan yang datang mengetuk pintu dan memujukmu agar tidak marah adalah ayah.Tahukah kamu,bahwa saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi dia HARUS menjagamu? Tahukah kaku dia terlalu sayang padamu?

Ketika saat seorang teman lelaki mulai sering menelefonmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,ayah akan menampakkan wajah paling cool didunia.... :') ayah sesekali mencuri-curi melihat atau mengintip saat kamu sedang berbual berdua di ruang tamu..Sedarkah kamu, saat itu hati ayah merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah, kamu akan di syarat agar tidak keluar terlalu lama. Maka yang dilakukan ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khuatir dan bimbang.Dan setelah perasaan khuatir itu berlarutan. Ketika melihat puteri kecilnya pulang larut malam hati ayah akan bertegas dan memarahimu..Sedarkah kamu, bahwa ini kerana hal yang di sangat ditakuti ayah akan segera datang? Bimbang... "Bahwa puteri kecilnya akan segera pergi meninggalkannya" kerana sifat tegasnya ayah sebab sayangnya pada puteri kesayangannya.


Setelah lulus SPM, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Engineer. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.Tapi ayah tetap tersenyum dan menyokongmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.Dan kamu harus pergi kuliah dikota. Ayah harus melepaskanmu di bandar.Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu dan memelukmu erat-erat. Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk bahumu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu kesempitan wang untuk membiayai perbelanjaan semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain.Ketika permintaanmu bukan lagi sekadar meminta
alat mainan yang baru, dan ayah tahu ia tidak mampu memberikan apa yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak boleh!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti ayah belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu berjaya sebagai seorang yang berpendidikan tinggi. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "puteri kecilnya yang
tidak manja kini berhasil tumbuh ceria dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya.Ayah akan sangat berhati-hati memberi izin..Kerana Ayah tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan tugas ayah nanti.

Dan akhirnya....
Saat ayah melihatmu duduk di kerusi pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya mampu menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia..Apakah kamu mengetahuinya, di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang pentas pelamin sebentar, dan menangis? Ayah menangis kerana ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata:
"Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Puteri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita solehah yang cantik jelita....Bahagiakanlah dia bersama suaminya...rahmatilah kehidupan mereka Ya Allah"


Heningnya...
Sunyi suasana...
Lafaz sakinah bermula

Apa rasa
Diterjemah hanya
Sebak abah, tangis ibunda


Adalah aku, wali puteriku
Serah kini amanahku ini pada mu
Nafkahilah dia, curah kasih dan cinta
Lebih dari yang ku berikan kepadanya


Dulu esakkannya sandar di bahuku
Tangisannya kini ku serah padamu
Bukan bermakna, dia bukan milikku
Fitrahnya perlukanmu

Jadikanlah dia wanita syurga
Mengerti benar akan maharnya
Taat itu bukan hanya pada nama
Indah ia pada maksudnya

Ku akur
Akan pesanmu
Puterimu kini amanahku

Iringilah
Dengan doamu
Bahagia kami dari redhamu

Album : Halawatul Iman II
Munsyid : Far East


Setelah itu Ayah hanya mampu menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sangat comel sesekali datang untuk menjenguknya...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Ayah telah menyelesaikan tugasnya....Waled,Papa, Ayah, Bapa, atau Abah kita...Adalah susuk yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu member  keyakinan padamu bahwa "KAMU MAMPU" dalam segala hal..

p/s::cintailah AYAH seperti mana kamu mencintai IBUmu..jangan pernah bezakan kasihsayang yang diberi antara mereka,kerana kasihsayang seorang AYAH pada anaknya jarang sekali diucapkan melalui kata,tetapi "diucap" melalui setiap pengorbannannya..










Wednesday, November 2, 2011 | By: Sebutir Kasih Sejuta Sayang

~Teristimewa Untuk Isteri Tersayang~


Sudah menjadi kehendak Allah memberinya cubaan berupa penyakit barah yang bersarang dan sudah bertahun-tahun ia rasakan. Ini adalah cerita kisah seorang gadis yang bernama Munirah. Kisah ini diriwayatkan oleh zaman ke zaman, diiringi dengan tangisan burung dan ratapan ranting pepohonan.

Munirah adalah seorang gadis remaja yang cantik. Sebagaimana yang telah dikatakan, sejak kecil ia sudah mengidap penyakit barah. Sejak usia kanak-kanak ia ingin bergembira, bermain, bergurau senda dan bersiul seperti burung sebagaimana anak-anak yang seusianya. Bukankah ia juga berhak merasakannya?

Sejak penyakit itu menyerangnya, ia tidak dapat menjalankan kehidupan dengan normal seperti orang lain, walaupun ia tetap berada dalam pengawasan doktor dan bergantung dengan ubat dan rawatan susulan.

Munirah hidup membesar seiring dengan penyakit yang dideritanya. Ia menjadi seorang remaja yang cantik dan mempunyai akhlak mulia serta taat beragama. Meski dalam keadaan sakit namun ia tetap berusaha untuk mendapatkan ilmu dan pelajaran dari mata air ilmu yang tak pernah habis. Walau terkadang bahkan sering penyakit menerjah tiba itu yang memaksanya  ia terbaring di tempat tidur selama berhari-hari.

Selang beberapa waktu atas kehendak Allah seorang pemuda tampan datang meminang, walaupun ia sudah mengetahui mengenai penyakitnya yang teruk itu. Namun semua itu sedikit pun tidak mengurangi kecantikan, agama dan akhlaknya…kecuali kesihatan, meskipun kesihatan adalah satu hal yang sangat penting. Tetapi mengapa?

Bukankah ia juga berhak untuk menikah dan melahirkan anak-anak yang akan mengisi dan menyemarakkan kehidupannya sebagaimana layaknya seperti wanita lain?
Demikianlah hari berganti hari bulan berganti bulan si pemuda memberikan bantuan agar si gadis meneruskan rawatannya di salah sebuah Hospital terbaik di dunia. Tambahan pula dengan dorongan moral yang selalu ia berikan.

Hari berganti dengan cepat, tibalah saatnya persiapan majlis pernikahan dan untuk menempuh bahtera rumah tangga.

Beberapa hari sebelum majlis pernikahan, calon suaminya pergi untuk menanyakan persiapan gaun pengantin yang sudah di tempah kini berada di butik pengantin masih lagi dalam proses menjahit khas untuk isteri kesayangannya. Gaun tersebut sudah siap namun masih tergantung di depan butik terkenal itu. Gaun tersebut mengandungi terlalu banyak makna kecantikan dan kelembutan serta keayuan seorang gadis. Tiada seorang pun yang tahu bagaimana perasaan Munirah bila melihat gaun tersebut siap.

Pastilah hatinya berkepak bagaikan burung yang mengepakkan sayap putihnya mendekap langit dan memeluk ufuk nan luas. Ia pasti sangat bahagia bukan kerana gaun itu, tetapi kerana beberapa hari lagi ia akan memasuki hari yang terindah di dalam sepanjang kehidupannya. Ia akan merasa ada ketenangan jiwa, kehidupan mulai tertawa untuknya dan ia melihat adanya kecerahan dalam kehidupan masa depan bersama suami tercinta.

Bila gaun yang indah itu dipakai Munirah, pasti akan membuat penampilannya laksana putri salju yang cantik jelita. Kecantikannya yang semula jadi anugerah Ilahi menjadikan diri semakin elok, anggun dan menawan.

Walau gaun tersebut terlihat indah, namun masih di perlukan sedikit pembaikan. Oleh kerana itu gaun tersebut masih ditinggalkan di butik. Sang calon suami berjanji akan mengambilnya besok. Si penjahit meminta dan berjanji akan menyelesaikannya tiga hari lagi. Tiga hari berlalu begitu cepat dan tibalah saatnya hari pernikahan, hari yang di nanti-nantikan Munirah. Hari itu Munirah bangun lebih awal dan sebenarnya malam itu ia tidak tidur. Kegembiraan membuat matanya tak terpejam. Yaitu saat malam pengantin bersama seorang pemuda yang terbaik akhlaknya.

Si pemuda menghubungi calon isterinya, Munirah diberitahukan bahwa setengah jam lagi ia akan pergi ke butik untuk mengambil gaun tersebut agar Munirah dapat mencubanya dan lebih mengembirakan bahwa gaun itu adalah khas untuknya. Pemuda itu pergi ke butik dengan menaiki keretanya dengan perasaan yang sangat gembira tanpa ia sedar kelajuan keretanya melebihi dari biasa kerana terdorong perasaan bahagia dan gembira akan majlis tersebut yang merupakan peristiwa terpenting dan paling berharga bagi dirinya, demikian juga halnya bagi diri Munirah.

Karena kelajuan dengan sikap terburu-buru tambahan dengan jiwa yang melayang akan hari bahagia, kereta yang di pandunya terbabas lalu terbalik berkali-kali. Setelah itu kereta ambulans datang dan membawanya ke Hospital. Namun kehendak Allah berada di atas segalanya, beberapa saat kemudian si pemuda pun meninggal dunia.

Sementara telefon di butik berdering menanyakan tentang pemuda itu. Si penjahit di butik memberitahu bahwa sampai sekarang ia belum juga sampai ke sini padahal sudah berjanji akan mengambilnya sendiri.

Akhirnya pekerja butik itu tiba membawa gaun itu ke rumah calon pengantin wanita. Mereka memintanya jika pemuda itu ke butiknya segera memberitahu si pemuda bahwa Munirah tiba-tiba pengsan dan sekarang sedang dibawa ke Hospital. Kali ini sakitnya tidak memberi Munirah banyak kesempatan. Sebelum ini sakit tersebut seakan masih memberi berbelas kasih kepadanya, tidak ingin Munirah merasa terlalu tersiksa. Namun sekarang rasa sakit itu benar-benar membuat derita dan kesengsaraan yang melebihi penderitaan yang ia rasakan sepanjang hidupnya yang selama ini.

Selang beberapa minit kemudian semua keluarga mendapat khabar berita kematian si pemuda di Hospital dan tak lama setelah itu datang pula berita kembalinya sang calon pengantin perempuan ia itu, Munirah. Jenazah mereka telah di sempurnakan pada majlis itu juga yang pada mulanya menjadi majlis pernikahan namun bertukar pada majlis tahalil kematian dan makam mereka di susun bersebelahan agar tidak jauh terpisah biarpun apa yang di tetapkan Ilahi itu tidak terlaksana namun sejuta hikmah apa yang ada pada setiap peristiwa itu kerna Allah Maha Mengetahui sesuatu yang terbaik untuk hambanya.

Demikian kesedihan yang menimpa dua insan, bunga-bunga seakan telah layu dan mati, burung-burung berkicau sedih dan duka terhadap mereka. Malam yang diangan-angankan akan menjadi paling indah dan berkesan itu, berubah menjadi malam kesedihan dan ratapan, malam hilangnya kegembiraan.

Kini gaun pengantin itu masih tergantung almari kaca di hadapan butik. Tertulis pada hadapan cermin pameran (Bukan Untuk Dijual) di bawah gaun tersebut tertulis Teristimewa Untuk Isteri Tersayang. Tiada akan ada yang memakai dan selamanya akan menjadi barangan perhiasan yang tercantik di butik tersebut. Seakan gaun itu bercerita tentang kisah sedih Munirah. Setiap yang melihatnya pasti akan bertanya-tanya, siapa pemiliknya.?




Tuesday, November 1, 2011 | By: Sebutir Kasih Sejuta Sayang

~Cinta Muda Mudi~

“Hari tu ayang tanya di mane abang sayang
kat ayang.Time tu abang tak dapat nak jawab. Semalaman
ayang merajuk ngan abang, abang dah penat nak layan.
Ayang call kat abang, abang malas nak jawab. Di mane
erk abang sayang kat ayang? Semalaman abang duk fikir
soalan tu. Pernah ke? Maybe tak sedalam
cinta Titanic atau Taj Mahal. Sayang abang kat ayang
sangatla
kerdil.Sebab tu la ayang selalu merajuk erk? Tak
tahula, setahu abang:

1. Sebelum abang kenal kat ayang, setiap sem abang dapat
Anugerah Dekan. Bile dah kenal ngan ayang, setiap sem
abang resit paper. Sebelum kenal ngan ayang abang
belajar pakai duit biasiswa,
lepas kenal ngan ayang, keluar makan lagi nak mintak
duit ngan emak abang.

2. Kalau ade 1 buah epal, abang bagi je kat ayang.
Kalau ade 2 buah epal,abang bagi yang besar kat ayang.

3. Kalau kite makan ikan, ayang makan tang badan ikan
tu, abang pula makan tang kepala ikan tu je.

4. Ayang ni tak la cun sangat, tapi abang tak pernah
kutuk ayang tak cun.Tapi abang yang hensem ni ayang
lagi nak kutuk ngan member depan abang, kata abang tak
hensem langsung. Eera Fazira berlalu depan mata, abang
diam je.Takut kalau puji kang ayang
marah. Mat Bangla duk depan Sogo ayang gi ngorat time
abang gi tandas. Siap mintak nombor tepon depan abang
lagi.

5. Kalau keluar ngan ayang, ayang slambe mintak nak makan
Starbucks,abang oder 1 ayang makan tapi abang tipu
kata abang dah kenyang, padahal bile dah
sampai kat umah abang makan mee maggi.

6. Sebelum kenal ngan ayang., abang tak pernah ade
girlfriend.Selepas ayang kenal ngan abang, genaplah
koleksi ayang ada 20 boyfriend kesemuanya.abang tak
pernah marah ayang plagirl, dah tu ayang kata abang cam
sami buddha.

7. Ayang selalu pukul abang, tampar muka abang,
cubit peha abang,abang tak pernah tengking sekali pun,
apatah lagi nak cubit, nak tampar,nak pukul?
8. Pernah ayang tanya kalau ayang jatuh cinta ngan
laki lain,abang nak buat ape. Abang kate abang nak bunuh
laki tu. Tapi bile abang tanya kalau abang jatuh cinta
kat pompuan lain, ayang nak buat ape, ayang kata nak
bunuh abang, emak abang, ayah abang ngan nenek abang.

9. Abang beli mask Clinique ngan ayang harga RM300
abang kate harga RM30.Ayang beli jam tangan kat abang
harga RM30 ayang kate harga RM300.

10. Setiap kali berjumpe abang bagi hadiah kat ayang,
tapi setiap tahun birthday abang ayang kate dah lupe.

11. Aritu ayang peluk abang kate nak sangat peluk ngan
abang, abang kata tak boleh, dosa. Ayang kate abang tak
sayang ayang. Pastu semalam ayang pakse abang jugak.
Kalau tak ayang nak break ngan abang.

12. Abang rosakkan headphone walkmen ayang, abang ganti
satu discman baru.Ayang rosakkan kerete abang, ayang
buat derk je.

13. Sekali ayang demam, abang kene diet 2kg nak jaga
ayang. Sekali abang demam, ayang tambah berat 2kg sebab
abiskan makanan abang.

14. Abang tak pernah kata ayang pendek, ayang marah
abang tinggi
sangat,member ayang ketawakan ayang.

15. Mak abang belikan rantai Tiffany ngan ayang. Mak
ayang tak pernah ajak abang makan kat umah ayang walau
sekalipun.
16. Kucing umah abang bersalin, abang bagi anak kucing
yang paling cute kat ayang, 2 hari je ayang bela,
kucing tu dah mati. Ayang tak kate pa pe pun.Ayang
bagi ikan emas yang dah dekat mati kat abang, 2 hari
abang bela dah mati. Ayang kata nak bunuh semua anak
kucing abang.

17. Ayang kalau nak pakai duit abang, terus ambil
takyah bagitau.30 ke 80 ke seratus ke selagi wallet
abang ade duit. Aritu abang nak pinjam 10 ringgit sebab
terlupe bawa wallet, ayang kate abang kedekut.

18. Birthday ayang abang tak pernah terlupe. Birthday
abang arini ayang tak pernah ingat.


~Aku yang lupa~

Hari - hari ini…beberapa tamparan lembut singgah di hati
menyadarkanku yang tersilap pada pandangan mata yang banyak menipu
mengajarku untuk memberikan harga yang tepat pada sebuah kehidupan
bagi permata-permata yang kunilai  rupanya kaca bertaburan
dan emas perak yang kuanggap sama namun segalanya palsu belaka.


Terlahir dari mataku yang tak henti melihat keindahan dunia
yang dimiliki sesamaku, namun aku tidak merasakannya
kerana rasa iriku hingga terlintas di hati ku berkata.

Aku tidak beruntung.........
Sering ku bertanya padaMU
mengapa kau beri mereka segala kepemilikan itu
dan tak mengizinkan ku memilikinya hingga aku merasa miskin?

Aku iri dengan apa yang mereka miliki
aku iri dengan segala kemewahan yang menghiasi
aku marah….meruntun hati tak henti-henti,

Kau Diam ..dan menjawab dengan caraMU
Dengan terbukanya hijap Mu pada kabur pandangan ku
Kau perlihatkan apa yang selama ini tak dapat ku lihat pada diri ini

Mereka datang kepadaku dan berkata
betapa beruntungnya kamu
memiliki permata-permata
memiliki emas perak yang murni
bahkan bertanya, bagaimana ku mendapatkannya.

Oh ..rupanya leherku terlalu tinggi mendongak
Sehingga tak melihat bumi yang selama ini ku pijak tetapi langit yang ku sanjung
segala nikmat-nikmat yang selama ini ku kecapi kerana Engkau berkenan memberikannya
nikmat-nikmat keberkatan yang jauh lebih elok dari apa yg selama ini kuingin memilikinya.


Oh, tidak…ternyata aku tidak miskin
aku hanya tak mampu melihat harta kekayaanku
semua tertutup debu iri hatiku, diikotori rasa tidak bersyukurku
ku menginginkan apa yang tidak aku punyai
Sedangkan telah ternyata Kau telah memberi lebih dari mencukupi
dan tidak mensyukuri apa yang aku punya.


Ya Rabi, ajariku bersyukur bahkan disaat kehidupan tak memberiku alasan untuk bersyukur…kerana pada hakikatnya setiap orang diberikan kebahagiaannya sesuai dengan ukuran yang telah KAU tetapkan..dan semua itu terbaik bagi yang menerimanya. Sungguh Rabi, tak ada yang lebih bijak dari Engkau, Tak ada yang lebih berkuasa membuatku mengerti selaindari pada Mu Ya Ilahi